Sukoharjo – Kelompok KKN 33 Universitas Veteran Bangun Nusantara melaksanakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting bagi Ibu-Ibu kader Posyandu di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan pada Sabtu (03/09) yang bertempat di Balai Desa Tempelrejo. Kegiatan tersebut dilaksanakan karena tingginya angka kasus stunting yang khususnya di wilayah Desa Tempelrejo.

Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri 36 peserta yakni ibu-ibu kader Posyandu di Desa Tempelrejo yang terdiri dari 19 RT dengan mendatangkan narasumber yakni ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Mondokan, Desy Ari Cahyani. Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Tempelrejo, Agung Dwi Harjanto.

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut tentu tidak lepas dari pembahasan stunting yaitu mengenai pemberian gizi yang layak dan tepat pada anak. Dengan adanya ibu-ibu kader posyandu tersebut diharapkan dapat memberikan penyuluhan kepada orang tua agar memperhatikan tumbuh kembang anak khususnya dalam memberikan makanan yang bergizi agar tidak masuk dalam kategori stunting

Selain itu peserta yakni kader posyandu juga diberikan pelatihan serta tips dalam melakukan penyuluhan seperti tips bagaimana menyampaikan informasi agar mudah dan dapat diterima oleh masyarakat. Ibu-ibu kader posyandu memiliki peran yang penting dalam membantu menekan angka stunting di Desa Tempelrejo, karena mereka merupakan tim yang turun langsung bertemu dengan masyarakat khususnya saat kegiatan posyandu rutin.

“Dengan menguasai materi yang kita siapkan sebelumnya, saat penyuluhan kita bisa enjoy dan tidak grogi sehingga informasi yang kita sampaikan jelas dan mudah diterima masyarakat”, ujar narasumber, Desy Ari Cahyani

Menurutnya dengan menguasai materi, akan mengurangi rasa grogi pada ibu-ibu kader posyandu yang akan menyampaikan informasi tentang stunting kepada masyarakat. Informasi yang jelas tentunya juga akan mudah diterima oleh masyarakat terutama tentang gizi yang tepat dan porsi yang tepat dalam makanan yang diberikan kepada anak.

“Dengan diadakannya sosialisasi stunting ini tentunya kita berharap dapat menekan angka stunting di Desa ini mengingat kasus stunting yang masih tinggi, dan dengan kita mengundang ibu kader posyandu sebagai peserta kita juga berharap dapat memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pemberian gizi pada anak”, ujar ketua KKN Univet Kelompok 33, Nofian Raka.

Kasus Stunting yang masih tinggi di Desa Tempelrejo tentu menjadi perhatian penting khususnya bagi Pemerintah Desa bersama pihak Kesehatan Kecamatan Mondokan kepada masyarakat. Kader Posyandu yang telah dibentuk di setiap Kebayanan di Desa Tempelrejo juga memiliki peran penting dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara langsung. Dengan diadakannya sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan stunting dengan sasaran Kader Posyandu tersebut diharapkan dapat memberikan ilmu dan informasi agar tersampaikan kepada masyarakat secara langsung dengan tujuan menekan angka stunting di wilayah Tempelrejo.

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, bekerjasama dengan Kominfo menyelenggarakan acara dialog interaktif percepatan penurunan stunting, bertempat di Ruang Seminar Gedung H Kampus Univet Bantara, Sukoharjo.

Dengan menghadirkan narasumber, Drs. Wiryanta, M.A,. Ph.D selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan dan Kebudayaan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Yunita Dyah Suminar, S.K.M,. M.Sc,.M.Si selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah ‘ Jelas Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, selaku Rektor Univet Bantara Sukoharjo dalam keteranganya.

Rektor katakan, alasan diselenggarakannya dialog interaktif adalah untuk sosialisasi kepada masyarakat, melalui peran akademik yang kebetulan Univet Bantara memiliki Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Melalui pengabdian masyarakat, civitas akademi dapat lebih berperan dalam membantu pemerintah menurunkan angka prevalensi stunting, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Kami sadar memiliki tugas Tri Dharma, yang salah satunya adalah tentang pengabdian kepada masyarakat. Oleh sebab itu, hal yang berkaitan tentang stunting inilah yang nantinya akan kita galakan.

Sukoharjo – Mahasiswa perguruan tinggi Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo (Univet Bantara) yang tergabung dalam kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sendangijo menggelar acara yang mendukung program dalam proses peningkatan kapasitas atau capacity building dalam pola asuh anak dan remaja di era digital. Dalam pelaksanaan acara ini, mahasiswa KKN bersama dengan Ibu PKK Desa Sendangijo saling bekerja sama untuk menyukseskan acara yang digelar di kantor kepala Desa Sendangijo pada kamis (01/09).

Kegiatan ini dihadiri sekitar kurang lebih 55 peserta, dimana para peserta ini terdiri dari perwakilan ibu-ibu dawis Desa Sendangijo yang mana ada sekitar 25 dawis. Para hadirin undangan pun diharapkan datang bersama anak mereka, karena hal ini sesuai dengan tema acara dan tujuan acara itu sendiri yang mengarah kepada pola asuh anak dan remaja.

Pada kesempatan ini dihadiri oleh Wagino selaku Kepala Desa Sendangijo, Vin Munawati selaku TP PKK Desa Sendangijo, Titik Haryanti selaku narasumber, kemudian ibu-ibu Pokja 1 pengurus TP PKK Desa Sendangijo, ibu-ibu pengurus dasa wisma se-Desa Sendangijo serta adik – adik remaja.

Vin Munawati, selaku Ketua PKK Desa Sendagijo, menjelaskan bahwa pola asuh anak merupakan salah satu program kerja PKK. Desa Sendangijo sendiri mempunyai 4 Pokja (Program Kerja Kelompok Kerja). Sedangkan Pokja yang berhubungan dengan pola asuh anak masuk ke dalam Pokja 1.

“Program pola asuh anak itu sesuai dengan program kerja dari pusat PKK di Jakarta. Dalam PKK ini terdapat 4 pokja, yang mana kegiatan pola asuh anak ini masuk dalam pokja 1 yang program kerjanya terdiri dari pengamalan Pancasila dan programnya ada pola asuh anak, penyuluhan penyimpangan seks, penyuluhan tentang HIV/AIDS, penyuluhan tentang bela negara” jelas Vin Munawati selaku TP PKK Desa Sendangijo, saat ditemui di rumahnya pada kamis (01/09).

Tahun lalu, program kerja ini juga diadakan, namun mengusung tema yang berbeda. Untuk tahun lalu, program kerja ini mengusung tema “Pembelajaran di Era Pandemi”. Dampak dari pandemi sendiri, salah satunya adalah semakin bergantung dengan kemampuan digital. Apalagi pada saat pandemi segala hal bergantung pada kemampuan digital. Segala infornasi, komunikasi, dapat dengan mudahnya diakses menggunakan kemampuan digital. Program kerja ini digelar dengan maksud untuk memberitahu kepada Ibu – ibu tidak hanya memberitahu tentang pola asuh anak saja, namun juga memberitahu bagaimana memanfaatkan kemampuan digital di masa sekarang.

“Setelah pandemi itu kan semuanya pakai digital. Apalagi sekarang surat menyurat juga sudah pakai email. Termasuk juga pembelajaran ke ibu – ibu itu juga tidak hanya tentang pola asuh anak aja. Tapi bagaimana mengenalkan digital itu kepada ibu – ibu. Contohnya kemarin di Pokja 2, pokja 2 itu kan tentang keterampilan. Nah, kita kasih keterampilannya itu literasi vlog, gitu, jadi berkesinambungan. Tambahnya.

Mahasiswa Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Univet Bantara yaitu Anisah Artian Mei Untari dan Agung Pamuji meraih Juara 1 Design Interface dengan judul “Aplikasi Xpenseclaim” dalam lomba KOMMIK (Kompetisi Mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (HIMAPROMIK) Stikes Mitra Husada Karanganyar. Kegiatan ini digelar rutin setiap tahun dengan 4 sub mata lomba diantarannya English Speech, Design Interface, Coding, dan Artikel Ilmiah. Peserta tahun ini diikuti dari berbagai utusan mahasiswa D3 RMIK / D4 MIK se-Indonesia baik institusi Negeri maupun Swasta.

Kegiatan KOMMIK Tahun 2022 dimulai dengan pendaftaran lomba yang dimulai pada tanggal 1 s.d 14 Agustus 2022 dan batas waktu pengumpulan karya lomba pada tanggal 18 Agustus 2022. Pengumuman kejuaran lomba KOMMIK ini dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Agustus 2022 melalui Zoom Meeting yang didahului kuliah pakar dengan narasumber Kori Puspita Ningsih, S.K.M., M.K.M yang merupakan dosen dari Universitas Jendral Achmad Yani. Pengumuman Kejuaraan KOMMIK diumumkan pada sesi paling akhir dari kuliah pakar sekaligus menutup serangkaian kegiatan KOMMIK Tahun 2022.

Salah satu peserta lomba Anisah Artian saat dihubungi mengaku tegang saat menunggu sesi pengumuman kejuaraan ini. “Perasaan saya panik, deg-degan dan tidak sabar mengharapkan hasil yang terbaik” ujar Anisah saat dihubungi melalui dirrect message instagram. Sedangkan Agung Pamuji merasakan terharu dan bangga karena dengan menjuarai lomba ini bisa membawa nama baik institusi terutama Prodi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan FKMIK Univet Bantara. Agung juga berharap juara yang mereka raih dapat memotivasi teman-temannya untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang sejenis. “Tentunya perasaan kami bangga sekaligus terharu bisa meraih juara 1 pada kegiatan KOMMIK ini, juara ini tentunya akan mengharumkan nama Prodi dan Institusi kami. Hasil juara ini juga kami persembahkan untuk teman-teman RMIK Univet Bantara agar termotivasi untuk ikut event-event kegiatan semacam ini.” Ujar Agung saat dihubungi melalui Whatsapp.

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara melaksanakan kunjungan ke Universitas Pamulang pada Rabu (31/8) untuk melakukan studi banding terkait proses belajar mengajar serta penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Universitas Pamulang.

Universitas Pamulang, atau biasa disingkat UNPAM adalah salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Provinsi Banten. Universitas Pamulang merupakan perguruan tinggi yang dikelola oleh Yayasan Sasmita Jaya berlokasi di .Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten

Ketua Yayasan Sasmita Jaya Dr. (HC). H. Darsono saat menerima kunjungan menjelaskan bahwa saat ini Universitas Pamulang memiliki kurang lebih 83.000 mahasiswa yang aktif dan telah meluluskan kurang lebih 62.000 alumni. Dengan jumlah 4.000 karyawan, Universitas Pamulang memiliki beberapa kampus salah satunya adalah kampus yang dibangun di daerah Serang.

“Kami ingin menyediakan biaya pendidikan yang terjangkau selain itu kami memberikan beasiswa bebas kuliah kepada mereka yang tuna netra dan tuna rungu hingga kami memberikan laptop sebagai modal belajar. Kami memotivasi serta membantu yang marginal dengan memberikan kesempatan mereka untuk kuliah.” pungkasnya. 

Rektor Universitas Pamulang, Dr. H. E. Nurzaman, AM., M.M., M.Si., juga menjelaskan bahwa saat ini Universitas Pamulang memiliki sembilan fakultas dengan 23 program studi serta empat jurusan program pascasarjana. 

“Saat ini Universitas Pamulang memiliki teaching industry sendiri mulai dari Bank Pasar Rakyat yang dijadikan tempat magang oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi, selain itu kami juga memproduksi alat-alat trainer untuk SMK serta produk air mineral. Pada dasarnya kami bercita-cita agar lulusan kami mampu membuka lowongan kerja bagi orang lain” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M. menjelaskan bahwa kedatangan beliau beserta rombongan adalah bermaksud untuk mencari ilmu bagaimana pengelolaan sebuah universitas menuju perguruan tinggi yang unggul.

“Universitas Veteran Bangun Nusantara berupaya untuk mencukupi kebutuhan agar menjadi perguruan tinggi yang unggul dan kami berharap tim bisa menyerap ilmu dari Universitas Pamulang. Universitas Pamulang memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi masyarakat salah satunya adalah biaya SPP yang murah serta tanpa uang gedung.” terangnya.

Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara, Prof  Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kedatangan ini bertujuan untuk mencari ilmu bagaimana rahasia besar Universitas Pamulang dalam mengelola sistem penerimaan mahasiswa baru hingga manajemen pengelolaan perguruan tinggi.

“Yang membawa kami jauh-jauh ke sini karena betapa besarnya Unpam. Students bodynya luar biasa, gedungnya megah. Dari yang disampaikan Ketua Yayasan dan Rektor Unpam yaitu memberikan layanan pendidikan yang luar biasa. Bagaimana pelayanan Unpam untuk masyarakat disabilititas dengan menggratiskan uang kuliah, serta bagaimana teaching factory  begitu maju.” 

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penandatangan kerjasama serta penyerahan souvenir dari kedua belah pihak, diharapkan dengan adanya kunjungan  ini terjalin kerjasama yang mampu memberikan  nilai positif bagi kedua belah pihak.

Sukoharjo – Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan pengukuran literasi membaca dan literasi matematika untuk siswa. AKM sendiri akan menyajikan serangkaian soal dengan sistem berbasis komputer. Dimana mayoritas anak SD masih kurang faham dalam penggunaan komputer. Untuk itu perlu diadakannya literasi digital untuk pendalaman dan pengenalan komputer kepada siswa SD.

Mahasiswa KKN Tematik kelompok 07 yang berlokasi di Desa Jendi sesuai Proker yang telah ditulis salah satunya yaitu kelas belajar. Untuk meweujudkan atau merealisasikan proker tersebut mahasiswa KKN kelompok 07 mengusulkan diadakannya Literasi digital untuk anak kelas 5 SD. Melalui ijin dari Perangkat Desa maka Kelompok 07 bekerjasama dengan SD se Desa Jendi untuk melakukan kegiatan Literasi Digital tersebut. Dimana Di Desa Jendi terdapat 3 SD yaitu SD Negeri 1 Jendi, SD Negeri 2 Jendi dan SD Negeri Bulu.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam ilmu atau kemampuan siswa dalam penggunaan komputer guna menyiapkan diri untuk menghadapi AKM. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan pendekatan yang dilakukan mahasiswa KKN tematik Kelompok 07 dalam bidang pendidikan. Serta, memberikan bantuan kepada Guru dalam mempersiapkan AKM untuk siswa – siswanya.

AKM pada tingkat SD disasarkan untuk siswa kelas 05 SD yang dijadwalkan pada bulan oktober mendatang. Adapun kerjasama ini dilakukan pada hari kamis, 25 Agustus 2022. Pada bulan – bulan ini juga bertepatan SD – SD mempersiapkan diri untuk menghadapi AKM, Sehingga kedatangan Mahasiswa KKN sangat membantu dalam pelaksanaan persiapan tersebut. Untuk jadwal kegiatan akan dijadwalkan oleh pihak SD dengan durasi 1,5 jam 2 kali dalam 1 minggu.

Literasi Digital sendiri akan dilaksanakan di ruang kelas 05 di masing – masing SD. Kegiatan yang akan dijalankan ialah pelatihan menggunakan microsoft word yaitu menulis serta rumus – rumus penggunaan keybord dan penggunaan menu toolbar yang ada. Selain itu, Siswa juga dilatih untuk cermat memahami soal, kalimat, dan paragraf dalam teks untuk literasi membaca. Kemudian di sajikan beberapa soal dan kasus untuk literasi matetatika dan akan diadakan simulasi ujian AKM di akhir pembelajaran.

Sukoharjo –  Seiring kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenristek), tentang Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM), Perguruan Tinggi (PT) dituntut mampu membuat program persiapan karir yang komprehensif guna mempersiapkan generasi terbaik bangsa.

Merespon tuntutan itu, Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, membuat terobosan dengan melakukan perubahan kurikulum memanfaat teknologi digital.

Kurikulum baru tersebut resmi diluncurkan sekaligus juga dibarengi dengan memperkenalkan tiga aplikasi pendukungnya dengan menggundang para guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMA/SMK sederajat se Solo Raya, pada Senin (29/8/2022).

“Launching ini sifatnya penyegaran kurikulum. Jadi awalnya kurikulum mata kuliah kami itu masih ‘jadul’, sekarang sudah diperbarui mengikuti perkembangan jaman, khususnya digitalisasi,” kata Dekan FE Univet Bantara, Gustita Arnawati Putri.

Adapun tiga aplikasi yang juga diluncurkan bersamaan itu, merupakan aplikasi hasil karya FE Univet Bantara sendiri. Aplikasi tersebut menjadi satu paket dengan laboratorium mobile learning Prodi Manajemen.

“Harapan kami, dengan aplikasi itu mahasiswa dapat menghemat. Cukup dengan menggunakan gadget, aplikasinya bisa di download melalui Play Store untuk kemudian bisa dioperasikan dimana saja,” pungkasnya.

Adapun nama tiga aplikasi tersebut, masing-masing adalah: untuk yang konsentrasi keuangan namanya Makna Pos, kemudian untuk aplikasi SDM namanya Si Masda, dan terakhir adalah untuk pemasaran namanya Si Mamen Emoji.

“Jadi konsentrasi Prodi Manajamen ini ada tiga yang diwakili satu persatu melalui aplikasi itu, yakni Keuangan, SDM, dan Pemasaran,” imbuhnya.

Sementara Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo yang menaungi Univet Bantara, Bambang Margono, menyambut baik atas peluncuran kurikulum baru dan tiga aplikasi pendukungnya itu.

“Ini seperti yang kami harapkan. Sekarang kan semua sudah serba digital. Kami sendiri setiap kegiatan dikampus, undangannya sudah tidak lagi menggunakan kertas, bisa lewat pesan WA, dan sebagainya,” kata Bambang yang hadir meresmikan kurikulum baru tersebut bersama Wakil Rektor III Univet Bantara, Sodikin.

Menurut Bambang, dengan dimulainya  penggunaan teknologi digital itu setidaknya telah banyak mengurangi beban pembiayaan belanja kertas.

“Makanya dengan kehadiran para guru-guru BK di acara ini akan membawa dampak positif bagi Univet Bantara. Para guru ini diharapkan dapat mengarahkan siswanya yang ingin kuliah untuk mendaftar di Univet Bantara, karena kami sudah menerapkan penggunaan teknologi digital,” pungkas Bambang.

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menyelenggarakan acara Workshop Tata Kelola Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Perguruan Tinggi dimana workshop tersebut merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan kegiatan Program Kompetensi Kampus Merdeka (PKKM) 2022 khususnya program Institutional Support System Merdeka Belajar Kampus Merdeka Belajar (ISS-MBKM). Workshop diselenggarakan selama dua hari dari Senin (29/8) hingga Selasa (30/8) di Hotel Grand Setiakawan Solo.

Workshop dilaksanakan selain untuk memperoleh masukan dari pemangku kebijakan di Univet Bantara juga menjaring masukan-masukan dari para peserta. Luaran yang diharapkan dari kegiatan workshop adalah tersusunnya dokumen tentang Penyelenggaraan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Univet Bantara.

Pada hari pertama acara tersebut diawali dengan laporan Ketua Tim Task Force Dr. Sri Hartati, M.P dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara oleh Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. Selain membuka acara, Rektor juga bertindak sebagai Narasumber tentang Kebijakan MBKM di Univet Bantara pada sesi pertama.

“Sesuai instruksi Mas Menteri Pendidikan tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang paling terpengaruh oleh dinamika perubahan tuntutan di masyarakat, dunia usaha dan industri. Sehingga orientasinya berfokus pada upaya menghasilkan lulusan yang siap bersaing.” ungkap beliau dalam pemaparan materinya.

Selanjutnya dalam sesi kedua materi disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd. dengan materi mengenai Tata Kelola Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Perguruan Tinggi.

Pada hari kedua workshop acara diisi oleh narasumber dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Zainur Wijayant, M.Pd. dengan materi mengenai Sharing Tata Kelola Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Fakultas Teknik Univet bersama YEC.CO.ID menyelenggarakan Workshop TOEFL Preparation Online dan TOEFL Prediction Online Test. Kegiatan ini merupakan implementasi dari MoU antara Fakultas Teknik Univet dengan YEC.CO.ID. YEC.CO.ID merupakan salah satu penyelenggara resmi TOEFL di Indonesia. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Teknik Univet Hendramawat menyampaikan bahwa Skor TOEFL menjadi kewajiban bagi mahasiswa Fakultas Teknik Univet yang akan melaksanakan pendadaran. TOEFL menjadi syarat administrasi pada lowongan kerja saat ini khususnya dalam bidang kerja keteknikan.
Kegiatan diawali dengan Workshop TOEFL Preparation Online dengan pemateri Sabrina Mulyadhani, M.Pd. dari YEC.CO.ID dan dilanjutkan dengan TOEFL Prediction Online Test bagi seluruh peserta kegiatan.
Sertifikat TOEFL Prediction Online Test pada kegiatan ini berlaku 1 tahun dan dapat dipergunakan sebagai pendamping pada saat melamar dalam seleksi CPNS, BUMN, atau perusahaan swasta lainnya yang mensyaratkan skor TOEFL sebagai syarat seleksi penerimaan pegawai.

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan kembali mendapatkan kesempatan untuk menerima kunjungan studi banding dari Politeknik Harapan Bangsa Surakarta Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Harapan Bangsa Surakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/8) kemarin.

Rombongan studi banding tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan Polhas Surakarta. Rombongan diterima oleh Dekan FKMIK, Ketua Prodi D3 RMIK beserta jajaran dosen, dan tenaga kependidikan. 

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan Wartini, S.K.M, M.Sc pada saat sambutan menyampaikan kerja sama yang terjalin dapat diimplementasikan menjadi berbagai kegiatan dalam bentuk tri dharma yang bermanfaat bagi kedua institusi. 

Ketua Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan Prita Devy Igiany, S.Kep., M.P.H menyampaikan bahwa kegiatan studi banding tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama di bidang pendidikan yang sudah disepakati.

Kegiatan studi banding dilakukan dengan mengunjungi laboratorium prodi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan.  Di laboratorium manual rekam medis, mahasiswa mempelajari dan berdiskusi terkait subsistem yang ada pada unit kerja rekam medis seperti tempat penerimaan pasien, assembling, coding, indexing,  pelaporan, dan filing. Selain itu  kunjungan juga dilakukan ke laboratorium komputer untuk mempelajari berbagai aplikasi dan sistem informasi kesehatan elektronik. 

Ketua Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Harapan Bangsa Surakarta Ratih Prananingrum.,SST., M.Kes., berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan skill laboratorium mahasiswa di bidang RMIK.

Copyright © 2022 - UNIVET BANTARA