Sukoharjo – Anggit Setiawan wisudawan dari Program Studi Peternakan Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo ini tunggangi sapi saat acara wisudanya pada Kamis, (10/11/2022).

Pria asal Karanganyar ini mengaku ia termotivasi membawa sapi saat wisuda karena ingin berbeda dari yang lain.

“Saya ingin keunikan, mendongkrak para peternak sapi di Indonesia dan untuk anak muda agar mau juga menaiki sapi,” ujarnya.

Keunikannya membawa dan menunggangi sapi keliling kampus membuat kehebohan di area kampus Univet Bantara hingga viral di media sosial.

“Perasaan saya senang dan bangga, semua orang jadi tau kalau sapi itu bisa ditunggangi dan mau menurut,” tuturnya.

Kesukaannya terhadap sapi ini sejak ia lulus sekolah dasar dan berlanjut hingga sekarang. Selain hewan sapi, ia juga memelihara domba, ayam dan bahkan kera.

“Target kedepannya bisa jadi peternak sapi dan sukses membangun bisnis di bidang persapian maupun di bidang domba dan mengajak kaum-kaum muda yang ingin belajar ternak,” paparnya.

Sebelumnya ia harus membawa sapinya dari karanganyar menggunakan mobil lalu sampai kontrakannya baru ia tunggangi menuju kampus. Orang tuanya sangat mendukung akan keunikannya membawa sapi saat acara wisuda ini.

 

Sukoharjo – Yohanes Daniel Sarwo Utomo menjadi wisudawan terbaik di Universitas Veteran Bangun Nusantara ( Univet Bantara) Sukoharjo. Mahasiswa dari Progam Studi Agribisnis Fakultas Pertanian angkatan ke-50 ini meraih Index Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97.

Wisudawan kelahiran Karanganyar memang sudah menargetkan untuk lulus tepat waktu dan mendapatkan predikat terbaik dari awal semester. Dengan giat belajar dan tidak pernah menyerah untuk mencapai prestasinya, ia selalu mencoba setiap ujian besar dan segala pratikum maupun tugas dari dosen.

Daniel mengaku ingin melanjutkan studi ke jenjang magister atau S-2 untuk mendalami ilmu pertanian dan mengembangkan usahanya.

“Setelah ini rencana mau lanjutin magister, sebenarnya saya ingin menjadi wirausahawan. Sebenarnya, sudah sejak semester 4 berupa jahe instan. Itu saya buat sendiri, tapi untuk saat ini belum punya karyawan. Semuanya saya kerjakan sendiri, dari pengemasan hingga pemasaran. Jadi dari situ semoga lebih berkembang lagi,” paparnya.

Daniel sangat bangga dan tidak menyangka bahwa dirinya yang akan menjadi lulusan Terbaik pada wisuda ke-50 ini.

“Perasaan setelah menjadi lulusan terbaik, yang jelas bahagia. Bangga, terharu, dan tidak menyangka bisa menjadi nomor 1 di Univet untuk periode November ini. Tidak kepikiran sama sekali,” pungkasnya.

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo gelar wisuda Ahli Madya Ke-4, Sarjana Ke-50, dan Magister Ke-20. Prosesi wisuda yang dilakukan luring atau tatap muka pada Kamis, (10/11/2022) di Auditorium Univet Bantara.

Seluruh prosesi wisuda dilakukan secara luring ini dipimpin Rektor Prof Dr. Farida Nugrahani, M.Hum juga dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko.

Jumlah wisudawan untuk wisuda bulan November 2022 sebanyak 622 wisudawan terdiri dari program pascasarjana 10 wisudwan, FKIP 269 wisudawan, Fisip 28 wisudawan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 107 wisudawan, Fakultas Teknik (FT) 78 wisudawan, Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 61 wisudawan, dan Fakultas Ekonomi (FE) sebanyak 59 wisudawan.

“ Dari 622 wisudawan, predikat lulus dengan pujian atau “cumlaude” diraih oleh 208 wisudawan. dari 208 predikat cumlaude tersebut, terdapat 18 wisudawan/wisudawati yang berhasil meraih predikat terbaik yang terdistribusi ke 18 program studi. Index Prestasi Kumulatif rata-rata keseluruhan dalam wisuda ini adalah 3,48,” jelas Wakil Rektor I, Dr. Ir. Sri Hartati, M.P.

Mahasiswa program sarjana (S1) yang berhasil memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) lima terbaik masing-masing yaitu Yohanes Daniel Sarwo Utomo dengan IPK 3,97 dari Prodi Agribisnis, Andini Restu Pertiwi dengan IPK 3,96 dari Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Eka Prawtiwi dengan IPK 3,95 dari Prodi Manajemen, Putri Sekarsari dengan IPK 3,94 dari Prodi Teknik Industri, dan Olyvia Siska Larasati dengan IPK 3,90 dari Prodi Kesehatan Masyarakat.

 

Dalam sambutannya Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. mengucapkan selamat kepada 622 wisudawan dan berharap agar para wisudawan dapat mengamalkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang telah dipelajari bagi kehidupan khususnya saat masuk ke dunia kerja.

Rektor menambahkan, Univet Bantara juga menerapkan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang diterima masyarakat dan memenuhi kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu Yohanes Daniel Sarwo Utomo wisudawan terbaik dengan meraih IPK  3,97 dari Fakultas Pertanian prodi Agribisnis menyampaikan perasaannya setelah menjadi lulusan terbaik, ia bahagia, Bangga, terharu, dan tidak menyangka bisa menjadi menjadi lulusan terbaik di Univet untuk periode November ini.

“ Setelah ini saya berharap bisa lanjut magister, sebenarnya saya ingin menjadi wirausahawan. Rencana saya sudah ada dirumah. Sebenarnya sudah sejak semester 4. Itu berupa jahe instan. Itu saya buat sendiri, tapi untuk saat ini belum punya karyawan. Semuanya saya kerjakan sendiri, dari pengemasan, pemasaran. Jadi dari situ semoga lebih berkembang lagi. Saya harap semoga univet lebih jaya dan lebih sukses,” pungkasnya.

Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Univet pada wisuda kali ini ada yang lulus tanpa mengerjakan skripsi, hal ini bisa terjadi karena mahasiswa bisa mengganti skripsi menjadi publikasi jurnal ilmiah nasional terakreditasi Science and Technology Index (SINTA) minimal sinta 4.

 

Kaprodi Teknik Sipil Univet, Tantin Pristyawati menyampaikan, di era merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) ini menuntut mahasiswa untuk kreatif dan inovatif. Adanya kebijakan pengganti skripsi yang digulirkan Fakultas Teknik Univet pada masa Pandemi Covid-19 menjadi dasar prodi memberikan kesempatan bagi mahasiswa tingkat akhir mempublikasikan karya tugas akhirnya pada jurnal ilmiah terindeks minimal Sinta 4 untuk dapat diakui sebagai pengganti skripsi. Tentu saja dalam prosesnya mahasiswa tetap didampingi oleh dosen pembimbing dalam menyusun dan menerbitkan artikel sebagai pengganti skripsi.

 

Pada Wisuda Ahli Madya ke-4, Sarjana ke-50, dan Pascasarjana ke-20 Univet Bantara tahun 2022 yang berlangsung pada 10 November 2022, terdapat dua mahasiswa prodi teknik sipil yang lulus dengan publikasi pada jurnal ilmiah terindeks Sinta 3. Kedua mahasiswa tersebut adalah Hendriquita Karonsih Widyapsari Boru Pinem dengan artikel berjudul Analysis of the Influence of Additional Plastic Waste (HDPE) as Mixed Asphalt AC-WC on Marshall Parameters dan Slamet Widodo dengan artikel berjudul Durability of Concrete Based on the Remaining Life of the Building Case study: Reinforced Concrete in Klaten District.

 

Hendriquita, salah satu mahasiswa yang lulus tanpa skripsi menyampaikan dalam prosesnya publikasi artikel lebih rumit karena perlu menyusun referensi pendukung selain data yang diperoleh dari hasil uji di laboratorium. Apalagi jurnal yang dituju mensyaratkan artikel dibuat dalam bahasa Inggris bukan dalam bahasa Indonesia.

 

Univet Bantara mengadakan tirakatan dan doa bersama untuk acara wisuda ke 50 yang akan dilaksanakan esok hari. Kegiatan ini dilaksanakan di auditorium Univet pada hari Rabu, 9 November 2022 pukul 15.00 dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika Univet.

Wisuda yang di ketuai oleh Muh Husain Rifai, S.Pd, M.Pd akan dilangsungkan esok hari Kamis, 10 November 2022 dan untuk pertama kalinya dilakukan 100% luring setelah pandemi. Mahasiswa yang akan di wisuda ada 622 orang wisudawan.

Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum (Rektor) mengungkapkan ” acara hari ini ditujukan untuk memohon doa dan dukungan besok pagi akan mewisuda 622 wisudawan.”

Beliau juga menyampaikan harapannya “Semoga para wisudawan bisa segera mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan cita-citanya.”

Boyolali, 08 November 2022 bertempat di Kantor Sapi Mandiri Farm penandatangan perjanjian kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Novian Wely Asmoro, S.TP., MSc dengan pemilik Perusahaan Sapi Potong Bapak Munawar. Munawar mengatakan bahwa kegiatan MoU berdampak positif dalam perkembangan ilmu peternakan. Lokasi peternakan tersebut berada di Dukuh Candirejo, Rt.006 Rw.004, Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa tengah.  Selain Dekan Fakultas Pertanian, kegiatan Penandatangan kerjasama juga di hadiri oleh Ir. Sri Sukaryani, M. Si dan Ludfia Windyasmara, S.Pt., M.Sc selaku Kaprodi dan Sekprogdi Peternakan, beserta disaksikan 2 orang Dosen Peternakan.

Tujuan dari kegiatan penandatangan perjanjian kerja sama ini akan menjadi payung hukum selanjutnya akan ditindak lanjuti dalam kegiatan Magang Industri MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Prodi Peternakan telah mengirimkan mahasiswa sebagai bentuk implementasi dari kerjasama dengan “Sapi Mandiri Farm”. Bangsa kambing di peternakan tersebut berbagai macam seperti kambing PE, kambing kacang, kambing boer dan masing banyak lagi, sedangkan bangsa ternak sapi juga beragam yg dipelihara sebagian besar berkelamin jantan. Jumlah populasi ternak sapi sejumlah 105 ekor dan kambing 152 ekor. Limbah kotoran ternak pada peternakan tersebut di olah menjadi “Biogas” yang difungsikan sebagai bahan bakar penganti gas LPG untuk memenuhi keperluan rumah Bapak Munawar.

Prodi Peternakan mengirimkan 7 Mahasiswa peternakan semester 5 untuk pelaksanaan Magang Industri selama 4 bulan. Menurut salah satu mahasiswa yang diterjunkan dalam kegiatan magang tersebut menuturkan banyak sekali manfaat yaitu meningkatkan Mutu dan literasi Ilmu mahasiswa Peternakan terkhusus dibidang Peternakan sesuai dengan Program studi yang menaungi mahasiswa, layaknya seperti mencari Ilmu di dalam Kelas kampus, tetapi perbedaanya ini adalah Langsung Terjun praktik lapangan kepada Industri dan mengetahui secara konkret, seperti Tentang bagimana Cara memulai, menjalankan dan mengembangkan industri di bidang peternakan terkhusus Sapi dan Kambing, karena disini adalah Peternakan yang bergerak pada Hewan ternak Ruminansia (Sapi dan Kambing). lalu juga mahasiswa dapat mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan untuk bisa menghidupi hewan ternak dan peternakan itu sendiri sesuai dengan Alur dan cara Perusahaan yang ditempati Magang.

Sabtu, 5 November 2022 Fakultas Kesehatan Masyarakat & Ilmu Kesehatan Univet Bantara Sukoharjo melaksanakan kegiatan kuliah umum secara virtual melalui Zoom Meeting dengan tema “PEMANFAATAN TELEMEDICINE TERHADAP DETEKSI DINI GANGGUAN MENTAL” dengan narasumber Loveria Sekarrini, S.K.M, M.K.M dan dr. Susi Suryaningsih, Sp.KJ, M.Kes. Kegiatan kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun oleh FKMIK Univet Bantara. Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini, selain untuk menambah wawasan pengetahuan mahasiswa terkait pemanfaatan telemedicine terutama untuk kesehatan jiwa/mental health, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang mental health, baik kesehatan mental dirinya sendiri, maupun di lingkungan sekitarnya. Prita Devy Igiay, S.Kep., M.P.H selaku koordinator kegiatan kuliah umum menyampaikan bahawa kesehatan mental merupakan salah satu penunjang penting yang mendukung keberhasilan akademis bagi mahasiswa, sehingga ia berharap dengan adanya kuliah umum, mahasiswa bisa lebih aware dengan kesehatan mental dan dapat memanfaatkan telemedicine sebagai upaya pencarian layanan kesehatan mental.

Dekan FKMIK, Wartini S.K.M., M.Sc juga menambahkan, “Seperti kita ketahui isu kesehatan mental pada pelajar atau mahasiswa menjadi isu utama diberbagai negara, begitupun di Indonesia dimana kasus kesehatan mental pada pelajar dan mahasiwa meningkat lebih dari 60% setelah pandemi Covid-19 dengan adanya berbagai perubahan ataupun penyesuaian proses pembelajaran. Melihat hal tersebut, FKMIK sebagai fakultas kesehatan ingin mahasiswa dan peserta yang hadir menyadari peran kesehatan mental dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa baik di dalam maupun di luar kampus.” Kegiatan yang diikuti seluruh mahasiswa FKMIK ini dihadiri oleh Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. Beliau mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh FKMIK karena dianggap tanggap dengan isu-isu kesehatan mental yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Ketua YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, M.M dalam sambutannya juga berharap dengan adanya kuliah umum ini, dapat FKM mahasiswa dapat menjadi contoh terkait perilaku kesehatan bagi masyarakat.

Masih dalam rangkaian kegiatan kuliah umum, FKMIK juga menggelar FKMIK award sebagai apresiasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan. Apresiasi diberikan kepada dosen dengan kinerja pendidikan terbaik (Prita Devy Igiany, S.Kep., M.P.H), dosen dengan kinerja publikasi terbaik (Fahmi Hakam, S.K.M., M.P.H), dosen dengan kinerja penelitian dan pengabdian terbaik (Dewi Puspitosari, S.K.M., M.K.M), dosen favorit (Syefira Ayudia Johar, S.ST., M.K.M, dan tenaga kependidikan dengan pelayanan terbaik dan tervaforit (Bima Yunus, A.Md., Kes). “Dengan adanya apresiasi yang diberikan, kami berharap dosen FKMIK menjadi lebih termotivasi untuk melakukan tri dharma dan tenaga kependidikan juga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada mahasiswa.”, tambah Wartini, S.K.M., M.Sc selaku dekan saat menyerahkan sertifikat penghargaan.

Dalam rangka implementasi Perjanjian Kerjasama no 077/6/b.1/Univet.Btr/V/2021 dan no 018/PUS/DN/FUKM/V/2021 antara Universitas Veteran Bangun Nusantara dan Universitas Kristen Maranatha Bandung, maka diadakan kuliah umum dengan tema “Perkembangan Terkini Glulam (Kayu Rekayasa) di Indonesia” yang disampaikan oleh Dr. Yosafat Aji Pranata, ST,MT (Dekan FT Universitas Kristen Maranatha).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 9 November 2022 yang bertempat di Ruang 3 Fakultas Teknik. Kuliah umum kali ini dihadiri oleh 25 mahasiswa Univet sendiri serta 5 mahasiswa Berasal dari UNS.

Hendramawat Aski Safarizki, ST, MT (Dekan FT) mengharapkan dengan kuliah ini “untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang perkembangan struktur kayu terkini di Indonesia.”

Beliau juga menyampaikan bahwa “kedepannya akan dilakukan pertukaran kembali yaitu Univet yang berkunjung ke Universitas Maranatha”.

6 Dosen Univet juga turut berpartisipasi sebagai presenter untuk hasil penelitiannya dalam “The 9th International Conference on Community Development” (ICCD 9) bertajuk Challenges of Community Development in Disruptive Era.

Konferensi diawali dengan keynote speaker Dr. Athipong Hirunrengchok (NESDC), Dr. Xayapheth Chaphichith (National University of Laos), Assoc. Prof. Dr. Nazarudin Malik (Universitas Muhammadiyah Malang), Assoc. Prof. David Rose (University of Melbourne) dan Adsit. Prof. Nikita Bhardwaj (Dhurakij Pundit University).

Dalam paralel session, enam dosen Univet memaparkan hasil penelitiannya, yakni Prof. Dr. Farida Nugrahani, M. Hum dengan judul “The value of local wisdom for character education in elementary schools” , Ir. Yos Wahyu Harinta, M.Si dengan judul “The fishbone diagram analysis to describe factors that influence the decreasing interest of farmers in cultivation of soybean in pracimantoro district Wonogiri Regenci“, Dr. Ir. Sodikin, ST, MT dengan judul “Driver compliance and comprehension for the traffic regulation in intersection road , Veronika Unun Pratiwi, S.Pd, M.Pd dengan judul “Local wisdom in texts picture stories for elementary school students in Sukoharjo Regency“, , Dr. Mukti Widayati, M.Hum dengan judul “Intangible cultural heritage dynasty: reflections and noble values of Javanese society“, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, M.P dengan judul “Businiss analysis of etawa crossbreed goat traders in Bangkleyan village, Jati District, Blora Regency, Indonesia“.

Seluruh artikel penelitian tersebut akan di terbitkan dalam bentuk jurnal publikasi.

Penandatangan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dari Univet Bantara Sukoharjo dihadiri langsung Rektor Univet Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum bertempat di Aula Dhurakij Pundit University Bangkok Thailand. Kegiatan ini berlangsung mulai Kamis, 27 Oktober 2022 hingga Minggu, 30 Oktober 2022.

Peserta yang turut menandatangani nota kesepahaman terdiri dari 55 Perguruan Tinggi di Indonesia. DPU Thailand merupakan salah satu kampus yang terbuka dan banyak menjalin kerjasama dengan kampus-kampus yang ada di Indonesia.

Acara tersebut di buka oleh President of Dhurakij Pundit University, President of AMCA Thailand, dan Secretary General of AMCA.

Pembicara Utama dalam kegiatan tresebut adalah Dr. Athipong Hirunraengchok (NESDC) menyampaikan tentang “monitoring and evaluating in economic and social expert office of the national economic and social development council”.

Copyright © 2022 - UNIVET BANTARA