sumber release pelaksana : Peserta uji kompetensi dari PBSI Univet Bantara Sukoharjo bersama ketua dan anggota ADOBSI

Surakarta–Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo mengirimkan perwakilan dosen untuk mengikuti kegiatan sertifikasi Kompetensi Bidang Skema Penulis Buku Non Fiksi, Penyunting Substantif, Selasa-Rabu (14-15/6/2022).

Uji sertifikasi tersebut dilaksanakan atas kerjasama Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) bersama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas Jawa Tengah dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Penulis Editor Profesional (PEP). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Amrani Solo yang diikuti sedikitnya 45 dosen dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Acara tersebut bertujuan meningkatkan profesi penulis buku non fiksi dan penyuntingan naskah buku agar dalam menjalankan keprofesiannya, paradosen memiliki standar kerja.

Beberapa dosen PBSI Univet Bantara yang tergabung dalam kegiatan itu di antaranya, Dr. Mukhlis Fajar Wicaksana, M.Pd, Drs. Suparmin, M.Hum., Dr. Dewi Kusumaningsih, M.Hum. dan Dr. Benedictus Sudiyana, M.Pd, Mereka hadir sebagai peserta uji kompetensi berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing di bidang kepenulisan di antaranya sebagai penulis buku, penyunting naskah dan penyunting substansif.

Selain dari Univet Bantara, peserta lain yang tergabung dalam kegiatan ADOBSI itu di antaranya dari UNS, UNNES, Unhalo Kendari, UM Jember, UMM, PNB Bali, UM Surabaya, UB Malang, Unidha Malang, USR Yogyakarta, UPGRI Adibuana, Al Qolam, UNY, UNDIP, Poltek Indonusa dan Unsiyah Aceh.

Sumber pers rilis pelaksana: Tim Dosen PBSI Univet Bantara Sukoharjo

Dalam sambutannya, ketua ADOBSI Dr. Muhammad Rohmadi, M. Hum mengatakan bahwa acara terlaksana atas kerjasama antara ADOBSI, TUK UMP, dan LSP PEP. Rohmadi berharap agar para peserta bisa kompeten, sehingga dapat meningkatkan produktivitasnya dalam menulis buku setelah mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan ini turut menghadirkan Asesor Dr. Sriyanto, M. Pd. dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Indri Murniawaty, M. Pd. dari UNNES. Dr. Sriyanto, M.Pd. dalam kesempatannya mengatakan pentingnya sertifikasi bagi penulis dan penyunting, selain untuk memenuhi tuntutan kinerja dosen dalam pemenuhan IKU Perguruan Tinggi juga sebagai pengakuan bagi para profesi di dunia perbukuan.

Peserta dari Univet Bantara menyambut baik kegiatan sertifikasi tersebut. Mereka memberikan pendapatnya berdasarkan kompetensi yang mereka miliki di bidang kepenulisan.

Drs. Suparmin, M. Hum., Dr. Muhlis Fajar Wicaksono, M. Pd. dan Dr. Benedictus Sudiyana, M.Pd. sebagai penulis buku dan penyunting naskah dalam waktu yang sama mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat sebagai peningkatan muatan kompetensi bagi para penulis dan penyunting. Muatan kompetensi tersebut dijelaskan sebagai bekal dalam menulis agar mampu menciptakan buku yang lebih berkualitas dan bermutu tinggi.

“Kegiatan seperti ini sangat diperlukan oleh kami yang fokus di bidang kepenulisan. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan kami di bidang menulis dan menyunting,” jelas Dr. mukhlis Fajar Wicaksana.

Dosen PBSI lain yang mengikuti tes penyunting substansif yaitu Dr. Dewi Kusumaningsih, M.Hum juga menyampaikan pendapatnya. Beliau mengatakan bahwa acara bejalan sangat baik. Peserta mendapatkan paparan yang jelas dan memadai sehingga terjadi interaksi yang aktif antara peserta dan asesor.

“Uji kompetensi yang dilaksanakan hari ini sangat baik dan saya sebagai peserta uji kompetensi ini mendapatkan banyak ilmu untuk saya gunakan sehingga bisa menjadi bekal sebagai penyunting dan penulis yang professional,” jelas Bu Dewi Ku, panggilan akrabnya.

Dewi juga berharap, kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan dan dilaksanakan pada waktu mendatang agar para dosen lain juga segera mendapat kesempatan uji kompetensi perbukuan. Hal ini bertujuan untuk menjaga konsistensi dan kompetensi para dosen dalam menulis buku.

“Semoga acara seperti ini tetap dilaksanakan, agar kami tetap bisa menjaga konsistensi keeterampilan dan kompetensi kami di bidang kepenulisan,” paparnya.(BDK)

 

Sukoharjo- Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan dimana seseorang memiliki kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh serta bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan saja, namun juga dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi-fungsinya serta proses-prosesnya. Sedangkan menurut UU No 23 tahun 1992 seseorang dikatakan sehat apabila mampu produktif secara ekonomi.

Sumber pers rilis pelaksana : Foto bersama ketua tim

Remaja putri akan mengalami fase perubahan secara fisik dan fisiologis. Perubahan-perubahan ini akan mempegaruhi kondisi kesehatan remaja putri. Mulai dari perubahan secara fisik, terjadinya menstruasi dan munculnya beberapa permasalahan terkait organ reproduksinya. Perubahan-perubahan yang terjadi  tidak semua remaja putri memahami bagaimana cara untuk menjaga kesehatan reproduksinya. Maka dari itu suatu kegiatan edukasi dan pelatihan cara menjaga kesehatan reproduksi pada remaja putri dirasa penting untuk diberikan.

Tim dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan Universitas Veteran Bangun Nusantara yang diketuai oleh Ibu Yul Asriati, S.Psi., M.P.H, dalam releasenya menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang kemudian disertai dengan pelatihan cara untuk menjaga organ reproduksi bagi para remaja putri di Pondok Pasantren Roja (Hidayatullah) Sukoharjo. Adapun beberapa materi yang disampaikan adalah mengenai pendekatan tabunya permasalahan reproduksi wanita yang disampaikan oleh Ibu Yul Asriati, S.Psi., M.P.H materi ini bertujuan untuk membuka wawasan remaja putri di Pondok Pasantren Roja (Hidayatullah)  bahwasannya permasalahan kesehatan reproduksi adalah sesuatu yang ilmiah dan terjadi pada remaja putri yang kemudian diperlukan sebuah upaya (perilaku) pencegahan agar tidak muncul permasalahan-permasalahan akibat kurangnya menjaga organ reproduksi remaja putri.

Sumber pers rilis pelaksana : Foto bersama tim pengabdian dan mahasiswa

Pada kesempatan berikutnya materi mengenai sistem organ reproduksi disampaikan oleh Ibu Syefira Ayudia Johar, S.ST., M.K.M, materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih jelas mengenai bagaimankah cara kerja organ reproduksi pada wanita. Selanjutnya materi mengenai berbagai macam penyakit pada organ reproduksi disampaikan oleh Bapak Farid Setyo Nugroho, S.K.M., M.Kes, materi ini bertujuan agar remaja putri di Pondok Pasantren Roja (Hidayatullah) lebih memahami macam-macam penyakit yang sering muncul pada organ reproduksi wanita. Harapan dari materi ini adalah agar remaja putri di Pondok Pasantren Roja (Hidayatullah)  tidak takut dan sadar mengenai risiko penyakit yang muncul pada organ reproduksi wanita. Selanjutnya Ibu dr. Hani Arindra Hirmawati memberikan pelatihan mengenai bagaimanakah cara menjaga organ reproduksi wanita. Pelatihan ini akan memberikan ketrampilan bagi remaja putri di pondok pasantren Roja (Hidayatullah) Sukoharjo agar dapat melakukan perawatan organ reproduksi dan dapat meminimalisir risiko munculnya penyakit-penyakit pada organ reproduksi wanita baik itu sebelum menstruasi dan setelah menstruasi.

Sumber pers rilis pelaksana : hari terakhir pelatihan

Sukoharjo (17/06/2022)– Univet Bantara. Tax Center Univet Bantara menggandeng dosen perpajakan di Universitas PGRI Madiun sekaligus praktisi pajak Reihan Mustafa Zahri, S.E., M.Ak untuk memberikan pelatihan perpajakan kepada mahasiswa Univet Bantara. Hal ini bertujuan membekali mahasiswa yang nantinya diharapkan bisa turut serta dalam program Direktorat Jendral Pajak (DJP) menjadi relawan pajak. Acara pelatihan berlangsung selama dua hari, dimulai dari hari Kamis tanggal 16 Juni 2022 hingga Jumat tanggal 17 Juni 2022 yang bertempat di Fakultas Ekonomi Univet Bantara.

Acara dibuka oleh Bapak Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Yoppy Syahrial, S.E., M.M, dalam pembukaan beliau menyampaikan harapan “Harapan ke depannya kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala dengan materi yang tentunya bisa lebih mengaplikasikan praktek kepada mahasiswa dan lebih bisa memanfaatkan sarana penunjang yang ada di tempat kami, juga diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu tersebut ke dunia nyata khususnya dunia industri di Solo Raya.” Ujarnya

Made Wedaswari, S.Sos M.Si selaku pembimbing Tax Center Univet Bantara menjelaskan tujuan pelatihan ini, “Tax Center memberikan pelatihan pajak perorangan dan badan kepada mahasiswa Univet Bantara  secara gratis agar siap menjadi relawan pajak, membekali mahasiswa terkait kompetensi di bidang perpajakan yang saat ini di butuhkan di dunia industri.” Selain itu kegiatan ini merupakan ajang sosialisasi terkait program Tax Center Univet Bantara. Diharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa akan semakin mengenal pajak.

suasana pelaksanaan pelatihan

“Untuk kesan pertama mengikuti pelatihan pajak yang pertama ini, dari pemateri dalam penyampaian cukup lah jelas dan mudah untuk di pahami dan di mengerti.”, ujar Marisa mahasiswa semester 4 Prodi Manajemen.  Selain itu peserta memberikan harapan untuk kegiatan ini, Hesty Wening selaku peserta pelatihan mengungkapkan harapan bahwa “ kedepannya lebih sering untuk kegiatan seperti ini ,kegiatan yang berhubungan langsung atau yang berguna di kehidupan pekerjaan.”

pelaksanaan pelatihan hari terakhir 

“Penyampaian materi perpajakan runtut, sehingga mudah untuk dipahami mahasiswa terutama saya yang awam tentang perpajakan, harapan saya kedepanya tax center mengadakan acara pelatihan lebih intens agar mahasiswa mempunyai kesempatan mengikuti dan kuota pendaftaran perserta bisa diperbanyak dari 25 peserta bisa lebih banyak lagi”, ujar Nila mahasiswa Fakultas Ekonomi semester 6.

Sukoharjo-Univet Bantara (17/06/2022)  melakukan uji kompetensi terhadap tenaga kependidikan, dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). SK pengangkatan pegawai tetap  diberikan kepada karyawan yang lolos sesuai tingkatannya. Penyerahan SK dan penandatanganan dilakukan di Lantai 3 Gedung H.

Didalam penjelasan oleh bapak Yos Wahyu Harinta, M.Si selaku Ketua Tim Uji Kompetensi sekaligus Wakil Rektor 2, bahwa proses uji kompetensi dimulai sejak 10 Mei 2022 dan dilakukan pada seluruh pegawai. Uji kompetensi dilakukan untuk memperjelas status pegawai.

“Ada yang SK Yayasan, SK Rektor, SK Wakil Rektor, SK Dekan, ada SK yang sudah kedaluwarsa, bahkan ada yang tanpa SK dan mendapat gaji,” jelasnya.

Pegawai yang lolos ada 26 orang, terdiri dari kategori K1/calon pegawai, K2 Tenaga Kontrak Perjanjian Kerja, dan K3 outsourching. Hal ini dilakukan rektor dan yayasan sebagai upaya meningkatkan SDM dan memperjelas status pegawai Univet Bantara. Disampaikan Yos Wahyu Harinta, M.Si juga, bahwa Univet mengatur usia pensiun untuk tenaga kependidikan, yakni 58 tahun. SK tersebut berdurasi satu tahun dan akan dievaluasi setiap tiga bulan.

Sedangkan Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum menyampaikan bahwa institusi dan yayasan selalu bersinergi agar Univet diselenggarakan lebih baik dan maju. Menurutnya, dengan persetujuan yayasan, dibawah kepemimpinannya melakukan uji kompetensi untuk memperjelas status dosen, karyawan, dan mahasiswa.“Hal itu harus dilakuian agar Perguruan Tinggi semakin sehat harus diatur dengan baik sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.

Menurut Prof. Farida, agenda bersih-bersih dan penataan belum selesai karena masih ada satu tahap lagi. Menurutnya, upaya memperjelas status tersebut harus dilakukan agar status pegawai tidak remang-remang lagi. Selain itu, ada penilaian untuk Indek Kinerja Utama Perguruan Tinggi dimana penilaian antara lain meliputi kecukupan tenaga kependidikan (tendik), status tendik, kesejahteraan tendik, dan lainnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Univet Bantara Sukoharjo, Bapak Drs. Bambang Margono, MM.  menyampaikan pemberian SK pada tenaga kependidikan dilakukan setelah melalui diskusi panjang dengan universitas.

“Dengan penandatanganan dan penyerahan SK ini, yayasan hanya menuntut pekerjaan yang baik dan membawa Univet maju dan berkembang ditengah persaingan makin berat. Tapi kita tidak boleh pesimistis,” tandasnya.

Sumber pers rilis pelaksana : situasi proses kuliah praktisi

Sukoharjo – Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi  Univet Bantara hadirkan pemilik Brownies Cinta (PT.  Berkah Ridho Cinta Indonesia), Fauzi Yunianto, melalui kuliah praktisi berjudul “Cicipi Manis Dunia Bisnis” ini bertujuan membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 15 Juni 2022 di Fakultas Ekonomi Univet Bantara Sukoharjo.

Materi yang disampaikan seperti cara merintis dan membangun sustainability bisnis, membangun SDM tangguh, strategi pemasaran tepat sasaran, pengelolaan keuangan, dan membangun strategi operasional yang handal.

Sumber pers rilis pelaksana : suasana kelas kuliah praktisi

“Kolaborasi dosen dan praktisi diharapkan memberikan wawasan teori dan praktik yang seimbang bagi mahasiswa,” ujar dosen pengampu matkul perencanaan bisnis Sari Widati. Kaprodi Manajemen Ardian Prima Putra menyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya memperkaya khasanah keilmuan mahasiswa. Prodi manajemen terus berkomitmen bermitra dengan para praktisi bisnis untuk mencetak lulusan yang siap menjadi entrepeneur handal. Dekan Fakultas Ekonomi Univet Bantara Gustita Arnawati Putri mengungkapkan “Siap memfasilitasi kegiatan serupa demi menyiapkan lulusan yang siap berkiprah di dunia bisnis.” tandasnya

 

 

Sukoharjo – Dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo (FE UVBN) dipercaya menjadi narasumber di event pre job training pada hari Rabu (15/6/2022). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh SMK Kriya Sahid Sukoharjo dalam rangka mempersiapkan siswa-siswi nya untuk berkompetisi di dunia kerja. Event tersebut berlokasi di Aula SMK Sahid Sukoharjo, Jl. Veteran Barat no 82B, Jetis, Sukoharjo. Total peserta yang hadir pada acara tersebut sebanyak 76 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMK Kriya Sahid Sukoharjo.

Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan Dosen dan Mahasiswa FE UVBN yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Yoppi Syahrial, S.E., M.M. (Asesor UMKM Certified BNSP), Selvia Kusuma Wardani (Anugerah Digital Printing), serta Purwanto, S.E., M.M. (Pendamping UMKM Certified Kemenkop UKM). Di samping itu, ada pula Salman Faris Insani, SE, MM (Digital Marketing Certified BNSP) yang ikut berpartisipasi sebagai moderator acara.

Salman Faris Insani, S.E., MM menjadi moderator

Dalam kegiatan training tersebut, Yoppi Syahrial menyampaikan materi mengenai peluang dan tantangan berwirausaha setelah lulus SMK. Berikutnya, Selvia Kusuma Wardani, alumni dari SMK Kriya Sahid Sukoharjo yang saat ini berkuliah di FE UVBN sambil bekerja di Anugerah Digital Printing, berbagi cerita mengenai pengalaman kuliah sambil bekerja setelah lulus SMK. Pembicara terakhir adalah Purwanto yang menyampaikan topik tentang peluang dan keuntungan studi lanjut setelah setelah lulus SMK. Sesi utama ditutup dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta yang dipandu oleh Salman Faris Insani selaku moderator acara.

Dalam pemaparannya, Yoppi Syahrial selaku narasumber sekaligus wakil dekan FE UVBN mengutarakan, “Event ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai peluang studi lanjut kepada seluruh peserta. Adapun mengenai sarana dan prasarana pendukung minat berkarier dan berwirausaha telah dijelaskan secara lengkap, dan semua fasilitas tersebut dapat diperoleh ketika siswa memutuskan untuk studi lanjut ke FE UVBN.”

Di akhir acara, Wawan Darmawan, S.Pd, Kepala Sekolah SMK Kriya Sahid Sukoharjo, menyampaikan,“ Acara nya sangat bermanfaat dan menginspirasi kepada siswa – siswi kami. Semoga dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan muncul startup-startup baru di bidang CREATIVEPRENEUR (wirausaha muda kreatif) dari SMK Kriya Sahid Sukoharjo.”

Eki bulan prameswari, salah satu peserta Pre Job Training memaparkan,” Setelah mengikuti acara ini, saya menjadi lebih semangat dan termotivasi. Saya senang karena wawasan dan pengalaman saya bertambah, khususnya tentang cara untuk membagi waktu antara kuliah sambil bekerja nantinya.”

Sukoharjo – Univet Bantara. Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki trend dalam mengembangkan inovasi dan prestasi yang berlandaskan pada nilai-nilai kejuangan.

Salah satu upaya yang dilakukan Univet Bantara adalah dengan mendorong serta mendukung mahasiswa untuk mengikuti kompetisi yang ada. Terbukti, berbagai prestasi diraih mahasiswa Univet Bantara dimana baru-baru ini organisasi mahasiswa (Ormawa) UKM Penalaran Eureka Univet Bantara lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2022.

Hal tersebut berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diumumkan pada 15 Juni 2022 melalui surat 2741/E2/KM.09.00/2022 tentang penerima bantuan PPK Ormawa 2022. Dimana Univet Bantara berhasil lolos pendanaan dengan judul: Pengembangan Desa Potensial Menjadi Desa Swadaya Swakarya dan Swasembada dengan Inovasi Pojok Literasi Guna Meningkatkan Potensi Desa Tiyaran.

Diketuai oleh Lucky Sanjaya mahasiswa anggota Teknologi Hasil Pertanian dengan Dosen Pembimbing Ainur Komariah, ST, M.Sc.. Dalam penelitian tersebut dikerjakan bersama dengan beberapa mahasiswa diantaranya: Ayuk Sri Lestari (PGSD), Windrati (PPKN), Megayanti Hendiana Putri (PGSD), Aulia Rahadyanjati Sukarno (Agribisnis), Bella Cyntya Maharani (Ilmu Komunikasi), Ana Setiyaningrum (PPKN), Nindita Maharani (Ilmu Komunikasi), Putriya Alifia (Peternakan), Nursifa Nia Rosyada (Bimbingan Konseling), David Maruli Nainggolan
(Ilmu Kesehatan Masyarakat), Novita Wahyuningsih (Teknik Industri), Sidiq Maulana Ramadan (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Salma Nur Farida (Ilmu Kesehatan Masyarakat).

Wakil Rektor 3 Bidang Humas dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Sodikin, S.T., M.T. saat ditemui pada Rabu (16/5) mengucapkan selamat dan sukses kepada Dosen Pembimbing, Ormawa serta Mahasiswa atas keberhasilan pendanaan yang diperoleh.

“Kami mengapresiasi kerja keras para mahasiswa yang serius dalam menyusun proposal penelitian, mulai dari melaksanakan observasi ke Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu hingga melakukan presentasi. Kami berharap dengan pendanaan proposal ini mampu membawa nama baik Univet Bantara di masyarakat”, pungkasnya.

Fakultas Teknik Univet Bantara Sukoharjo dan PT. Yureka Edukasi Cipta tandatangani MoU pada hari Rabu, 15 Juni 2022 di Ruang 3 Fakultas Teknik tentang “Pelatihan dan Pengembangan Bahasa Inggris dan Persiapan Karir Bagi Civitas Akademik Fakultas Teknik Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo”. Dalam Acara ini dihadiri Dekan Fakultas Teknik, Ketua Program Studi Teknik Sipil, Ketua Program Studi Teknik Industri , Humas Univet Bantara dan juga Perwakilan dari PT. YEC yakni Fa’adilah Malik Akbar.

Ir. Hendramawat Azki Safarizki, S.T, M.T. (Dekan Fakultas Teknik) menyampaikan “berawal dari kegiatan pendahuluan yang sudah dilaksanakan yaitu tes toefl yang diikuti 125 mahasiswa Fakultas Teknik akhirnya dikembangkan untuk mengadakan MoU dengan PT. YEC.”

Selanjutnya beliau juga menyampaikan “harapannya kedepan bertahap, jadi awalnya tidak seluruh mahasiswa Fakultas Teknik diwajibkan untuk ikut. Tapi beberapa tahun kedepan akan diwajibkan bahwa seluruh mahasiswa yang lulus Fakultas Teknik harus sudah memiliki sertifikat Toefl dengan skor tertentu, supaya nantinya mahasiswa kita dalam mencari kerja lebih mudah.”

Malik berkata “PT. YEC sendiri berdiri pada tahun 2010 yang focus bagi orang-orang yang ingin belajar Bahasa Inggris Ke Kampung Bahasa Inggris, Pare, Kediri. Pada Tahun 2020 PT. YEC bergabung dengan Kartu Prakerja pPrgram dari pemerintah, dimana PT YEC menyiadakan pelatihan Belajar Bahasa Inggris Untuk Pencari Kerja , Ms. Word, Ms.Excel dan Pelatihan Marketing”. Dan ternyata banyak peserta Prakerja yang memilih pelatihan Belajar Bahasa Inggris dan membelinya. Selain itu,pada tahun 2021-2022 PT YEC focus bekerja sama dengan Universitas –Universitas untuk mampu mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris untuk mahasiswa.

Harapannya dengan adanya MoU ini mahasiswa menjadi terfasilitasi dan mampu menyiapkan kemampuan diri untuk mengahadapi persaingan industry yang semakin ketat dengan sertifikat bukti kekampuan Bahasa Inggris, yang dapat berupa TOEFL, TOEIC, atau IElTS.

 

SUKOHARJO – Minggu (12/6/2022) dilaksanakan kegiatan outing class Kepenyiaran mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Ilmu Komunikasi Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo di  Pendopo Alas Karet, Polokarto.

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Dewi Kusumaningsih, S.S., M.Hum., selaku dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beliau menghadirkan tiga pemateri yang piawai dalam bidangnya antara lain Ibu Henny Sri Kusumawati, S.Sos, M.I.Kom yang juga salah satu  Dosen FISIP Univet Bantara, Dr. Wiwik Yulianti pakar kepenyiaran sekaligus  Dosen FIB UNS, dan yang terakhir bapak Sofyan Yuli Antonius, S.Sos  selaku praktisi penyiar radio.

 

kegiatan outing class

Peserta kegiatan yang seluruhnya adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berkumpul di depan gedung B kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo sebelum berangkat. Seluruh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berangkat menuju lokasi sekitar pukul 07.50 WIB bersama Dr. Dewi Kusumaningsih, S. S., M. Hum. Setelah sampai dilokasi para peserta langsung mempersiapkan semua alat diperlukan seperti memasang MMT, tikar untuk duduk, dan sound system.

Acara dimulai sekitaran jam 09.30 WIB dengan moderator saudari Ratri Aulia, dilanjutkan sambutan-sambutan, dimulai dari saudara Naufal selaku ketua panitia, sambutan dari Dr. Dewi Kusumaningsih, S. S., M. Hum., dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Setelah sambutan, dilakukan perkenalan dari tiga pemateri yang telah hadir. Pada kesempatan pemberian sambutan Dr. Dewi Kusumaningsih, S. S., M. Hum., menyampaikan kepada mahasiswa:

Kami hadirkan narasumber atau instruktur yang piawai memberi ilmunya kepada para mahasiswa untuk bisa menambah soft skill kepenyiaran,”, jelasnya. Beliau juga menyampaikan tujuan dari kegiatan outing class kepenyiaran ini yaitu belajar dan mengalami,

“Setidaknya kita sudah belajar dan mengalaminya. Paling tidak bisa menjadi batu loncatan kalau mereka mendalami penyiar profesional,” sambungnya.

Sejalan dengan yang disampaikan Dr. Dewi Kusumaningsih, S. S., M. Hum., Bapak Sofyan Yuli Antonius, S.Sos juga menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk melatih olah suara, olah rasa serta olah penafasan yang menjadi patokan bagaimana untuk menjadi penyiar yang profesional.

“Bukan hanya penyiar tetapi bisa menjadi dubber(pengisi suara), reporter, dan host dalam acara-acara” ungkapnya.

Pada kegiatan outing class kepenyiaran ini ada tiga kegiatan inti dengan tiga pemateri yang berbeda, seperti olah nafas, senam vokal, dan olah rasa. Untuk kegiatan olah nafas peserta dibagi menjadi dua tim, dan akan dipandu oleh ibu Henny dan teman-teman program studi Ilmu Komunikasi yang juga merupakan bagian dari Give Radio Univet Bantara.

Peserta dibagia menjadi dua tim, tim dipisah ada yang satu tim di halaman parkiran yang dipimpin oleh crew Give Radio dan satu tim di halaman belakang pendopo yang dipimpin langsung oleh ibu Henny. Pada kesempatan ini perserta diajari olah nafas sekitar ada 12 olah nafas.

“Tujuan dari kegiatan adalah agar tidak grogi saat melakukan kepenyiaran, ataupun mulut kaku saat berbicara,” kata Agus salah satu dari bagian crew Give Radio.

Setelah kurang lebih 45 menit perserta melakukan olah nafas. Peserta kembali lagi ke pendopo untuk istirahatat sebentar dan kemudian dilanjutkan kegiatan kedua yaitu, senam vokal yang dipimpin langsung oleh Dr. Wiwik Yulianti. Beliau berpendapat bahwa penyiar tidak hanya berbicara tapi juga harus bisa mengatur vokalnya,

“Penyiar tidak hanya berbicara, tapi juga harus bisa mengatur vokalnya. Vokal berkaitan dengan nafas. Logikanya kita bernafas seperti mengisi udara ke balon,” katanya.

Lebih lanjut, Dr. Wiwik Yulianti menyampaikan tentang bagaimana membuat suara lebih lama menggunaka diagframa, semua itu harus dilakukan dengan kedisiplinan yang ketat,

“Semua bisa berbiacara, tapi bagaimana membuat suara lebih lama menggunakan diagframa. Harus adak kedisiplinan saat kepenyiaran. Setelah melatih vokal seorang penyiar juga harus melatih artikulasi, intonasi, latihan pengucapan kata per kata,” sambungnya.

Kemudian di pemateri ketiga yang dipimpin oleh bapak Sofyan Yuli Antonius, S.Sos., mengajarkan tentang persiapan mental dan psikologi sebelum melakukan siaran agar kondisi perasaan dan pikiran tenang sehingga dalam siaran tetap terjaga konsentrasi dan perasaan selalu gembira.

“Bagaimanapun keadaannya seorang penyiar ketika siaran harus dalam perasaan senang dan tenang. Melatihnya dengan cara olah rasa melalui pengaturan pernafasan,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat penting diselenggarakan untuk para mahasiswa dalam rangka menambah informasi terkait dunia kepenyiaran sehingga bisa memberikan bekal dengan cara melakukan transfer ilmu melalui pelatihan tersebut, sehingga mahasiswa juga memiliki kompetensi dalam menjadi penyiar radio. Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Wiwik Yulianti bahwa:

“Keterampilan penyiar adalah orang yang mampu membawakan atau menyiarkan suatu program radio dengan mudah dan tepat sasaran dengan melibatkan akal, pikiran, ide dan kreativitasnya sendiri yang mana itu didapatkan dan dikembangkan melalui latihan dan juga pengalaman.” tukas Dr. Wiwik Yulianti.

Calon pendonor lakukan pengecekan kesehatan

Sukoharjo- Sebagai wujud kepedulian kepada sesama, UKM Mapala GAN Univet Bantara bekerjasama dengan PMI menyelenggarakan kegiatan donor darah dengan tema “Setetes Darahmu, Sejuta Manfaat Untukku” Kegiatan donor darah kali ini dilaksanakan pada Selasa tanggal 14 Juni 2022 mulai pukul 08.00 WIB sampai 11.30 WIB. Acara ini dilaksanakan di Auditorium Univet Bantara Sukoharjo, bekerja sama dengan PMI Sukoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus .

Mella Rizki selaku ketua panitia Donor Darah menyampaikan harapannya dengan adanya donor darah ini. “Kegiatan donor darah ini dilakukan secara rutin oleh UKM Mapala Gema Arga Nusa yang sudah berjalan ketiga kalinya di tahun ini, yang harapannya memacu semangat dari mahasiswa dan masyarakat umum agar hidup sehat dengan melakukan donor darah secara rutin.”

Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum menambahkan bahwa “Kegiatan Donor Darah yang rutin dilaksanakan oleh UKM MAPALA Univet Bantara, merupakan kegiatan yang membanggakan dan perlu kita dukung, harapannya semua dosen, karyawan, mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan Donor Darah tersebut, selain kita menyemangati mahasiswa yang telah menyelenggarakan kegiatan donor darah, juga bisa menunjukkan kepada masyarakat jiwa sosial kita, karena darah kita adalah nyawa bagi pasien yang membutuhkan, kita akan selalu dukung kegiatan sosial seperti ini supaya terus berjalan, selain menumbuhkan jiwa sosial juga sebagai sarana kita untuk selalu berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.”

Rektor Univet Bantara screening kesehatan

Para peserta yang akan mengikuti kegiatan ini wajib untuk melakukan registrasi pendonor. Pendonor diminta untuk mengisi form yang telah disediakan dari pihak PMI sebelum ke meja PMI untuk diperiksa kesehatannya baik itu kadar Hb, tekanan darah maupun cek kesehatan lainnya. Total pendaftar kegiatan ini sebanyak 51 calon pendonor. Kegiatan donor darah ini mengumpulkan 38 kantong darah yang diambil dari pendonor yang telah lolos tahap screening.

Salah satu peserta yang baru pertama kali mengikuti donor darah Tofik mahasiswa  PGSD terlihat cukup tegang walaupun sudah memenuhi persyaratan. “Kesan pertama kali donor darah itu sedikit tegang karena yang ada di pikiran kalau suntik donor darah itu besar, tapi ketika sudah di coba ternyata tidak terasa apa-apa, namun pada saat akan di cabut itu lumayan pegal. Semoga kegiatan ini bisa dijadikan kegiatan rutin,” ujarnya.

“Terimakasih sudah mengadakan donor darah, dari sekian tahun tidak donor darah karena terhalang pandemi, harapannya kegiatan donor darah bisa di adakan rutin di kampus,” Ungkap  Ahmad  mahasiswa Rekam Medis 2019 yang sudah rutin mengikuti aksi dalam kegiatan ini.

Copyright © 2022 - UNIVET BANTARA